Pada hari kamis, 17 Februari 2016 dilakukan Ibadah dan KKR Pentahbisan Gedung Kristen Center yang berada di Kampung Belempung Ulaq Kec. Barong Tongkok Kab. Kutai Barat. Walapun gedung tersebut belum selesai 100% tetapi tetap dilakukan peresmian, semoga saja gedung Kristen Center ini bermanfaat bagi warga Kristen Protestan yang ada di Kabupaten Kutai Barat dan menjadi kebanggaan bagi seluruh warga Kutai Barat.
Berikut dokumentasi penulis pada acara tersebut :
Cari Blog Ini
Selasa, 22 Maret 2016
Selasa, 17 November 2015
5 Kebiasaan buruk yang bikin AC mobil rusak prematur
Kebanyakan orang akan beranggapan bahwa AC mobil yang kurang dingin
disebabkan oleh freon yang sudah habis. Faktanya, itu tidak selalu
benar. Penyebab dari AC yang rusak secara dini justru terkadang
disebabkan oleh kebiasaan-kebiasaan buruk dari pemiliknya.
Tak sadar mereka melakukan hal-hal yang menyebabkan AC mobil rusak prematur. Nah, kira-kira kebiasaan apa saja yang dapat merusak AC dengan cepat? Berikut ulasannya!
1. Membuka jendela terlalu lama saat AC menyala
Hal ini akan membuat berat kerja dari kompresor. Ini sama saja Anda mengeksploitasi kerja kompresor untuk membuat suhu kabin mencapai titik ideal.
2. Merokok
Ini jelas tidak disarankan. Merokok dalam mobil dengan kondisi AC menyala akan membuat filter kabin dan evaporator kotor. Selain itu kompresor juga akan bekerja lebih keras.
3. Pemakaian pewangi yang salah
Sebenarnya penggunaan pewangi mobil yang ideal adalah pewangi cair. Sangat tidak disarankan menggunakan pewangi yang berbentuk gel. Pasalnya, pewangi gel akan berubah menjadi gas dan menguap. Akan tetapi saat terkena suhu dingin di evaporator justru akan menjadi gel dan mengendap di evaporator.
4. Kurang perhatian pada kebersihan kabin mobil
Kebanyakan orang justru membuang sampah di dalam mobil dan meninggalkannya dengan berdalih lupa. Ini akan membuat bau di mobil tidak sedap. Ditambah lagi dengan debu serta kotoran yang menempel di kabin.
Kondisi akan membuat sistem kerja AC memutar udara di kabin, masuk ke filter, lalu diembuskan kembali. Jika kabin kotor, kotoran akan tersedot dan membuat filter cepat kotor.
5. Mematikan mesin mobil saat AC masih menyala
Nah, ini yang paling sering dijumpai. Mematikan mesin mobil saat AC masih menyala. Akibatnya, saat Anda menghidupkan mobil di kemudian hari, maka AC langsung bekerja. Faktanya saat distarter, beban listrik lebih besar untuk menghidupkan mesin. Selain dapat merusak aki, arus listrik yang masuk juga tidak stabil. Sehingga bisa merusak sistem kelistrikan AC.
Sumber : Merdeka.com
Tak sadar mereka melakukan hal-hal yang menyebabkan AC mobil rusak prematur. Nah, kira-kira kebiasaan apa saja yang dapat merusak AC dengan cepat? Berikut ulasannya!
1. Membuka jendela terlalu lama saat AC menyala
Hal ini akan membuat berat kerja dari kompresor. Ini sama saja Anda mengeksploitasi kerja kompresor untuk membuat suhu kabin mencapai titik ideal.
2. Merokok
Ini jelas tidak disarankan. Merokok dalam mobil dengan kondisi AC menyala akan membuat filter kabin dan evaporator kotor. Selain itu kompresor juga akan bekerja lebih keras.
3. Pemakaian pewangi yang salah
Sebenarnya penggunaan pewangi mobil yang ideal adalah pewangi cair. Sangat tidak disarankan menggunakan pewangi yang berbentuk gel. Pasalnya, pewangi gel akan berubah menjadi gas dan menguap. Akan tetapi saat terkena suhu dingin di evaporator justru akan menjadi gel dan mengendap di evaporator.
4. Kurang perhatian pada kebersihan kabin mobil
Kebanyakan orang justru membuang sampah di dalam mobil dan meninggalkannya dengan berdalih lupa. Ini akan membuat bau di mobil tidak sedap. Ditambah lagi dengan debu serta kotoran yang menempel di kabin.
Kondisi akan membuat sistem kerja AC memutar udara di kabin, masuk ke filter, lalu diembuskan kembali. Jika kabin kotor, kotoran akan tersedot dan membuat filter cepat kotor.
5. Mematikan mesin mobil saat AC masih menyala
Nah, ini yang paling sering dijumpai. Mematikan mesin mobil saat AC masih menyala. Akibatnya, saat Anda menghidupkan mobil di kemudian hari, maka AC langsung bekerja. Faktanya saat distarter, beban listrik lebih besar untuk menghidupkan mesin. Selain dapat merusak aki, arus listrik yang masuk juga tidak stabil. Sehingga bisa merusak sistem kelistrikan AC.
Sumber : Merdeka.com
Jumat, 30 Januari 2015
MELIHAT KULIT LUAR
Ketika ia berusia 7 tahun, keluarganya diusir dari rumah karena masalah hukum. Pada usia 9 tahun, ibunya meninggal. Ia kehilangan pekerjaan yang sangat dibutuhkan pada usia 22 tahun. Empat tahun kemudian, ia terjerat utang besar karena bermitra dengan orang yang salah. Pada umur 41 tahun, pernikahannya berantakan, bahkan anak laki-lakinya yang masih kecil meninggal. Ketika usianya memasuki hampir setengah abad, ia mencalonkan diri sebagai anggota senat untuk kesekian kalinya, dan lagi-lagi gagal. Tetapi, pada akhirnya, Amerika Serikat mengangkatnya menjadi Presiden. Ia tidak lain adalah Abraham Lincoln.
Kebanyakan orang hanya melihat lapisan luar. Mereka kagum atau bahkan iri akan kesuksesan seseorang. Dan jarang melacak proses menuju puncak itu. Air mata. Perlakuan tidak adil. Kesepian. Rasa sakit. Hal itu tidak diperhitungkan. Apakah kita menganggap Rut sebagai perempuan paling beruntung sedunia karena dinikahi Boas, seorang pengusaha kaya raya? Mungkin kita berpikir, "Alangkah bahagianya dia, seorang janda namun dipinang oleh perjaka. Rut pasti senang bukan main, hidupnya yang kekurangan berubah jadi berkelimpahan." Kita lupa dengan kesetiaannya mengikut Naomi. Kita tidak memperhatikan keuletannya dalam bertahan hidup. Kita tidak menghitung berapa banyak air mata yang berlelehan.
Hari ini kalau kita melihat keberhasilan seseorang, jangan buru-buru cemburu. Lihatlah lebih dalam. Perhatikan dengan saksama. Belajarlah dari proses yang dialaminya.
Sumber : http://renunganharian.net/
Kebanyakan orang hanya melihat lapisan luar. Mereka kagum atau bahkan iri akan kesuksesan seseorang. Dan jarang melacak proses menuju puncak itu. Air mata. Perlakuan tidak adil. Kesepian. Rasa sakit. Hal itu tidak diperhitungkan. Apakah kita menganggap Rut sebagai perempuan paling beruntung sedunia karena dinikahi Boas, seorang pengusaha kaya raya? Mungkin kita berpikir, "Alangkah bahagianya dia, seorang janda namun dipinang oleh perjaka. Rut pasti senang bukan main, hidupnya yang kekurangan berubah jadi berkelimpahan." Kita lupa dengan kesetiaannya mengikut Naomi. Kita tidak memperhatikan keuletannya dalam bertahan hidup. Kita tidak menghitung berapa banyak air mata yang berlelehan.
Hari ini kalau kita melihat keberhasilan seseorang, jangan buru-buru cemburu. Lihatlah lebih dalam. Perhatikan dengan saksama. Belajarlah dari proses yang dialaminya.
Sumber : http://renunganharian.net/
Jumat, 21 Februari 2014
PENJARA PIKIRAN
Penemu sikat gigi modern adalah orang Inggris bernama William Addis. Dia memakai tulang yang dilubanginya kecil-kecil, kemudian mengisinya dengan bulu binatang, serta mengelemnya menjadi satu.
William pun menjadi jutawan setelah idenya dikembangkan menjadi sikat gigi berbulu nilon dan diproduksi oleh perusahaan Amerika bernama 'Du Pont' pada tahun 1938.
Tahukah Anda, bahwa saat William Addis menemukan konsep sikat gigi, ia sedang mendekam di penjara? Tubuhnya di penjara, tapi pikirannya tidak terpenjara. Sementara banyak orang yang tidak di penjara, tetapi seringkali memenjarakan pikirannya sendiri.
Penjara itu berupa kata-kata:
"Tidak mungkin",
"Tidak bisa",
"Tidak mau",
"Tidak berani", dan tidak tidak lainnya, yang kerap menjadi penghalang kita untuk berkembang.
Sang Pencipta memberikan kita potensi untuk dikembangkan, secara positif dan semaksimal mungkin. Jadi, jangan mengizinkan keadaan apapun memenjarakan pikiran kita.
Mulailah memikirkan sebuah kemenangan daripada sebuah kekalahan.
Salam hangat luar biasa!
William pun menjadi jutawan setelah idenya dikembangkan menjadi sikat gigi berbulu nilon dan diproduksi oleh perusahaan Amerika bernama 'Du Pont' pada tahun 1938.
Tahukah Anda, bahwa saat William Addis menemukan konsep sikat gigi, ia sedang mendekam di penjara? Tubuhnya di penjara, tapi pikirannya tidak terpenjara. Sementara banyak orang yang tidak di penjara, tetapi seringkali memenjarakan pikirannya sendiri.
Penjara itu berupa kata-kata:
"Tidak mungkin",
"Tidak bisa",
"Tidak mau",
"Tidak berani", dan tidak tidak lainnya, yang kerap menjadi penghalang kita untuk berkembang.
Sang Pencipta memberikan kita potensi untuk dikembangkan, secara positif dan semaksimal mungkin. Jadi, jangan mengizinkan keadaan apapun memenjarakan pikiran kita.
Mulailah memikirkan sebuah kemenangan daripada sebuah kekalahan.
Salam hangat luar biasa!
Sumber : Andrie Wongso
Langganan:
Postingan (Atom)

